Home » » Tips memiliki rumah sendiri yang diidamkan

Tips memiliki rumah sendiri yang diidamkan

Written By gena deltes on Monday, April 15, 2013 | 7:24 AM

tips membali rumah sendiri
rumah sendiri - rumah idaman
Suatu hari saya menulis tentang tips memiliki rumah sendiri di sebuah forum di kantor tempat saya bekerja, beberapa orang cukup antusias dan memberikan respon positif terhadap tulisan tersebut, oleh karena itu saya rasa akan sangat bermanfaat jika saya menuliskannya di blog ini apa saja tips memiliki rumah idaman.

Meskipun tidak saya jabarkan panjang lebar, karena saya hanya akan mengutipkan tulisan saya tersebut persis seperti aslinya seperti berikut:

 Sedikit menambahkan bagi yang terbesit untuk memiliki rumah, tidak hanya di gowasari tapi dimana aja dan rumah apa aja:

Bagi yang tinggal di jogja, pertimbangkan untuk segera memiliki rumah, sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan, secara umum property berupa rumah atau tanah itu termasuk salah satu yang mampu mengimbangi inflasi, cmiiw kalo ada yang berbeda pendapat. Nah sejak beberapa tahun terakhir peningkatan nilai property di jogja sudah sangat tinggi, setahun naik berkali-kali.

Rumah dilihat dari kualitas, semua orang menginginkan kualitas rumah yang baik, bagi yang punya kemampuan lebih saya lebih menyarankan untuk membeli tanah kapling trus bangun sendiri (maksudnya nyari tukang kita yang pantau) atau bangun lewat mandor terpercaya atau melalui developer kalo mau lebih praktis. 1 kapling tersendiri lebih mudah urusannya daripada beberapa kapling dengan beberapa orang kerjasama. kalo cara menilai kualitas di google banyak infonya, sebelum beli atau bangun rumah sebaiknya banyak-banyak baca-cara referensi cara menilai rumah dari segi kualitas.

Rumah dilihat dari segi kenyamanan, semua orang berharap rumahnya nyaman, dekat kantor, dekat perkotaan, dekat jalan besar, dekat akses ke layanan kesehatan, dekat dengan tempat perbelanjaan, dekat bandara, dekat sekolah anak-anak, mudah nyari makan, jalannya gak ada tanjak-tanjakan, airnya lancar bening bersih dan sehat, masyarakatnya ramah-ramah, dll bayangkan aja semua kondisi yang nyaman. kalo bisa dapat semua lebih bagus, kalo tidak bisa, tentukan prioritas, mau kerja dekat, atau mau ngantar anak sekolah mudah, atau yg nyari aman, pertimbangkan malam-malam hujan mati listrik kehabisan gas, lupa charge lampu, korek gak ada lilin juga kehabisan, mau keluar nyari warung kiri kanan muka belakang sawah semua :))

Pengalaman dari pengamatan beberapa komplek perumahan baik yang mahal maupun yang sederhana, sebenarnya tidak ada istilah rugi sih, karena memang komplek saat baru dibangun itu sepi, apalagi blm pada dibangun, tapi perhatikan berapa lama pembangunan, komplek yang terencana justru pembangunanya malah cepat, hitungan bulan sudah banyak yang menempati, sudah jadi pembicaraan umum banyak orang yang bilang dulu disini harganya cuman segini, tapi sekarang sudah gak ketulungan, kenapa dulu gak ngambil ya, padahal uangnya dulu ya ada :-d

Oh ya, terkait FLPP untuk tujuan investasi, coba cek lagi persyaratan dari pemerintah, setahuku dulu syaratnya adalah untuk ditempati sendiri minimal 5 tahun, baru boleh dikontrakkan atau dipindahtangakan, kecuali aturan itu diubah lagi (maklum aturan pemerintah tiap tahun bisa berubah-ubah)

Kesimpulan, sebenarnya tidak ada baik dan jelek dalah hal tempat tinggal, semuanya kembali pada prioritas, kebutuhan, kemampuan, dan tujuan. bisa ditambahkan lagi kalo ada yang lain.

Semoga bermanfaat
Demikian informasi seputar tips memiliki rumah sendiri. Anda dapat membaca artikel lainnya yang masih berhungan dengan tips memiliki rumah, yaitu Tips membeli rumah untuk tempat tinggal keluarga.

0 comments:

Post a Comment