Home » , » Pengeluaran rutin keluarga yang sering terlupakan

Pengeluaran rutin keluarga yang sering terlupakan

Written By gena deltes on Thursday, April 11, 2013 | 8:21 PM

Pernahkah Anda terkejut setelah Anda menyadari ternyata gaji Anda sudah habis sebelum akhir bulan? bahkan Anda mungkin sudah mengatur belanja bulanan Anda, tapi nyatanya pengeluaran lebih besar dari pendapatan alias minus. Sebenarnya jika Anda jeli menata keuangan keluarga Anda, tentunya hal ini tidak akan terjadi. Jeli yang saya maksud adalah Anda harus benar-benar mengetahui seluruh pengeluaran Anda termasuk yang sering diabaikan oleh kebanyakan orang. Berikut ini beberapa pengeluaran rutin yang sering terlupakan beserta ilustrasi seberapa besar imbasnya pada keuangan keluarga Anda.

Pajak Kendaraan

Saat ini sebagian besar masyarakat memiliki kendaraan, khususnya kendaraan roda dua (sepeda motor). Hampir semua masyarakat yang sudah berkeluarga memiliki setidaknya satu buah sepeda motor, dan cukup banyak juga yang memiliki lebih dari satu. Kepemilikan sepeda motor seperti halnya kendaraan lain mengharuskan pemiliknya untuk menbayar pajak setiap tahunnya. Karena pembayarannya dilakukan setiap tahun inilah yang membuat kebanyakan orang lupa atau baru menyadari setelah mendekati waktu pembayaran pajaknya. Meskipun dibayar sekali setiap tahun, jangan sepelekan biaya ini, sebagai contoh, sebuah sepeda motor dengan nilai jual 8 juta rupiah, dengan pajak sebesar 1,5 %, maka pajaknya sebesar 120.000 ditambah kewajiban membayar jasa raharja sebesar 35.000 maka total yang harus dibayar adalah 155.000 rupiah. Jika dibagi 12 bulan, maka setiap bulannya adalah 13.000 rupiah. Ingat ini baru sebuah sepeda motor, jika ada lagi kendaraan lain, atau nilainya lebih tinggi maka biaya yang dikeluarkan tiap bulannya juga lebih besar. Perlu dipahami juga biaya yang dilakukan setiap 5 tahunan untuk STNK, untuk sepeda motor meskipun relatif kecil, bisa dikatakan 2.000 per bulan tapi bila dikalikan dengan jumlah kendaraan akan lebih besar lagi dan akan terasa bertambah besar setelah digabungkan dengan biaya-biaya lainnya.

Perpanjangan SIM

Berapakah anggota keluarga Anda yang sudah memiliki sim? dan sim apa saja yang dimiliki? Perpanjangan sim dilakukan setiap 5 tahun, sebagai contoh untuk sim C biayanya adalah 75.000, relatif kecil sehingga dalam satu bulan hanya dibutuhkan 1.500 rupiah, namun silahkan Anda hitung pengeluaran untuk perpanjangan sim keluarga Anda, bisa jadi biaya per bulannya mencapai 10.000 rupiah atau lebih tergantung kondisi Anda.

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

PBB juga dibayar setiap 1 tahun, besarnya PBB tergantung pada nilai jual rumah atau tanah tersebut, misalkan saja pajak rumah setiap tahunnya adalah 150.000 maka jika dibagi di setiap bulan biayanya sebesar 12.500 rupiah.

Perawatan Kendaraan

Biaya perawatan kendaraan juga sering sekali dilupakan kebanyakan orang, padahal porsi untuk perawatan kendaraan ini cenderung lebih besar dari pengeluaran-pengeluaran yang saya sebutkan diatas. Semalas-malanya pemilik kendaraan merawat motor atau mobilnya pasti mau tidak mau suatu hari harus dilakukan juga, karena kendaraan membutuhkan penggantian oli secara berkala, service, dan penggantian sparepart yang sudah rusak. Setiap orang akan berbeda kondisinya, sebagai contoh seorang pegawai yang setiap hari menggunakan kendaraannya pada jarak 15 km, atau 30 km pulang pergi dalam 22 hari kerja sudah mencapai 660 km, ditambah kebutuhan lain selain pergi ke kantor maka dalam 1 bulan sudah mencapai 1.000 km, artinya dalam 2 bulan sudah memenuhi syarat untuk penggantian oli. Saat ini ganti oli sepeda motor sudah lebih dari 25.000 rupiah. Kemudian setiap 4.000 km sudah saatnya untuk dilakukan service dengan biaya pada kisaran 30.000 rupiah. Itu artinya dalam 4 bulan dibutuhkan biaya 2 kali ganti oli sebesar 50.000 dan satu kali service sebesar 30.000 sehingga total 80.000. Setelah dibagi 4 bulan, maka per bulannya dibutuhkan biaya 20.000 rupiah. Lumayan bukan? Ingat ini baru service dan oli untuk sebuah kendaraan roda dua, dan untuk pemakaian yang saya sebutkan diatas. Saya belum menghitung ganti busi, ganti ban luar, kampas rem, ban dalam bocor, dll. Jika ditotal Anda bisa saja membutuhkan 50.000 - 100.000 setiap bulan untuk sebuah motor. Jika Anda malas merawatnya secara rutin, Anda tetap akan menemui motor Anda minta diganti sparepartnya karena sudah tidak dapat dipakai lagi alias rusak total seperti ban gundul, busi mati, dll, yang artinya Anda akan tetap mengeluarkan uang dan secara mendadak karena rusaknya pasti akan tiba-tiba.

Pengeluaran yang amat kecil tapi rutin

Selain yang saya sebutkan diatas, masih ada beberapa hal yang lebih kecil jika dihitung satuan tapi jadi besar karena dilakukan rutin setiap hari atau beberapa kali seminggu seperti parkir, sumbangan tiap jumat, maupun jimpitan (iuran tiap malam untuk keamanan atau kas RT).

Kita mulai dari parkir, parkir yang saya maksud bukanlah parkir kendaraan di tempat yang tidak tentu kita datangi seperti swalayan, tempat wisata, atau pasar. Yang saya maksud disini adalah yang sifatnya rutin. Sebagai contoh seseorang yang rutin berolah raga badminton setiap minggu maka dia membutuhkan parkir 1 kali setiap minggu atau 4 kali dalam sebulan. Kemudian misalkan orang yang sama juga rutin mengikuti program fitnes 2 kali seminggu maka dia membutuhkan biaya parkir 8 kali dalam satu bulan. Total untuk parkir rutin ini sudah mencapai 12.000 rupiah.

Selanjutnya adalah khusus bagi warga muslim, dimana menjadi kebiasaan rutin adalah berinfak saat mengikuti solat jumat, misalkan saja setiap kali yang diinfakkan adalah 2.000 maka dalam sebulan dibutuhkan 8.000 rupiah.

Kemudian jimpitan, masyarakat yang tinggal di pulau jawa sudah familiar dengan adanya jimpitan ini, dimana setiap malam diharuskan menyediakan sekitar 200 rupiah untuk kas RT atau keamanan kampung. Jangan remehkan nilai 200 perak ini, jika Anda kalikan dengan 30 hari, maka nilainya adalah 6.000 setiap bulan.

Bagaimana dengan Anda? ternyata setelah diperhatikan lebih teliti banyak juga yang dikeluarkan setiap bulan, tentunya Anda lebih paham dengan pengeluaran Anda secara real. Akan tetapi untuk melihat lebih jelas, mari kita hitung semua yang keluar setiap bulannya berdasarkan data yang saya sebutkan diatas. Pajak satu buah sepeda motor untuk 1 tahunan dan 5 tahunan masing-masing 13.000 dan 2.000 total 15.000 rupiah. Perpanjangan sim C untuk 2 anggota keluarga total sebesar 3.000 rupiah. PBB sebesar 12.500 rupiah. Perawatan satu buah kendaraan untuk standar saja, yaitu ganti oli dan service total 20.000 rupiah. Parkir anggap saja hanya sekali seminggu total 4.000 rupiah. Infak 8.000 rupiah. Dan terakhir jimpitan 6.000 rupiah. Total biaya yang dikeluarkan setiap bulan adalah 15.000 + 3.000 + 12.500 + 20.000 + 4.000 + 8.000 + 6.000 = 68.500 atau mendekati 70.000 rupiah. Apakah ini terlalu besar bagi Anda? pernahkan menyadari hal ini? atau mungkin pengeluaran Anda untuk poin-poin ini justru sangat besar? silahkan hitung sendiri, jika Anda sudah mengetahuinya, tentu bulan-bulan berikutnya Anda sudah mengantisipasinya dan menyiapkan dananya dengan lebih bijak.

0 comments:

Post a Comment